Malang — Pusat Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menorehkan nama di tingkat internasional dengan bergabung sebagai anggota International Federation of Library Associations and Institutions (IFLA). Berdasarkan daftar IFLA Members including Institution and Association Affiliates yang diperbarui pada 1 April 2026, Perpustakaan UIN Malang tercatat sebagai salah satu anggota dari Indonesia.
IFLA merupakan organisasi internasional yang menaungi berbagai perpustakaan, lembaga informasi, serta asosiasi pustakawan dari berbagai negara di dunia. Keanggotaan dalam organisasi ini menjadi bentuk pengakuan terhadap komitmen institusi dalam pengembangan layanan perpustakaan, keterbukaan informasi, serta penguatan jejaring profesional di tingkat global.
Dalam daftar tersebut, Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tercatat bersama sejumlah institusi besar di Indonesia, seperti Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI), Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, dan UPT Perpustakaan Universitas Lampung. Menariknya, Perpustakaan UIN Malang menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia yang tergabung dalam asosiasi internasional tersebut.
Kepala Pusat Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Mufid, M.Hum., turut menyampaikan komitmennya atas keanggotaan tersebut,
“Menjadi anggota IFLA adalah bukti komitmen Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam memperluas akses pengetahuan, memperkuat kolaborasi global, dan mewujudkan dampak yang lebih luas,” ujarnya.

Selain memperoleh keanggotaan dalam organisasi internasional tersebut, Perpustakaan UIN Malang juga mendapatkan akses terhadap IFLA Journal, jurnal internasional yang memuat artikel-artikel hasil peer review mengenai layanan perpustakaan dan informasi, termasuk isu sosial, politik, dan ekonomi yang memengaruhi akses informasi melalui perpustakaan di berbagai belahan dunia.
Keikutsertaan ini menjadi langkah strategis bagi Pusat Perpustakaan UIN Malang dalam memperluas kolaborasi internasional, meningkatkan kualitas layanan perpustakaan, serta memperkuat eksistensi institusi di kancah global. Selain itu, keterlibatan dalam IFLA diharapkan dapat membuka peluang pengembangan kompetensi pustakawan dan inovasi layanan berbasis standar internasional.
Capaian tersebut juga menunjukkan komitmen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam mendukung transformasi perpustakaan modern yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan di era digital.





