Malang, 4 Mei 2026 — Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Perpustakaan Digital, Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang (UM), melakukan pengambilan data di Pusat Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas mata kuliah Pemasaran Jasa Layanan. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa tidak hanya melakukan observasi layanan perpustakaan, tetapi juga berdialog langsung dengan Kepala Perpustakaan, Mufid, M.Hum., serta Staf Humas dan Promosi, Meirisa Anggraeni, S.IP, untuk memahami bagaimana strategi pemasaran dan promosi dijalankan.
Meirisa menjelaskan bahwa promosi perpustakaan tidak hanya mengandalkan media sosial. “Bukan hanya melalui konten media sosial, kami juga melakukan promosi secara langsung melalui berbagai program yang ada,” ujarnya. Ia menambahkan, tantangan saat ini adalah bagaimana mengoptimalkan platform seperti TikTok yang tengah populer di kalangan generasi muda.

Dalam kegiatan ini, empat mahasiswa yang terlibat yakni Salva Melysha Octavyarie Patiro, Siti Annastasya Rahayuningtyas, Valerina Aulia Reksinita, dan Zaima Norynia. Mereka menyoroti peran Artificial intelligence (AI) sebagai peluang baru dalam mendukung promosi layanan perpustakaan di era digital.
Sementara itu, Mufid, M.Hum., menyampaikan bahwa hingga saat ini perpustakaan belum memanfaatkan AI dalam layanan kepada pemustaka. Namun, hal tersebut menjadi perhatian untuk dikembangkan ke depan seiring dengan perkembangan teknologi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh gambaran nyata mengenai praktik pemasaran layanan perpustakaan, sekaligus menghubungkan teori yang dipelajari di kelas dengan kondisi di lapangan.





