Malang, 4 Juni 2025 – Pusat Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan kegiatan Inhouse Training dengan tema “Peningkatan Kompetensi Pustakawan dan Asisten Perpustakaan dalam Pengelolaan Repository.”
Kegiatan ini dipandu langsung oleh Kepala Pusat Perpustakaan, Mufid, S.Ag., SS., M.Hum., yang sekaligus memberikan strategi serta praktik terbaik dalam pengelolaan repository perguruan tinggi.
Pelatihan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait fitur-fitur dalam repository, baik repository karya dosen maupun karya akhir mahasiswa. Dalam pemaparannya, Bapak Mufid juga menekankan pentingnya semangat dalam membangun repository.
“Semangat repository adalah keterbukaan atau open access. Namun, untuk repository dosen, kebijakan terbuka atau tertutup bergantung pada ketentuan penerbit,” ujarnya.
Kegiatan ini juga mencakup sesi pemaparan berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan oleh petugas layanan repository, serta diskusi untuk merumuskan solusi yang merata guna meminimalkan kesalahpahaman. Selain itu, muncul pula PR baru yang perlu segera ditindaklanjuti demi pengelolaan repository yang lebih baik.
Kepala Pusat Perpustakaan UIN Malang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat informasi digital. Repository dinilai sebagai salah satu instrumen penting dalam mendukung akreditasi institusi, publikasi ilmiah, serta peningkatan visibilitas kampus.
Melalui Inhouse Training ini, diharapkan seluruh staf memiliki pemahaman yang sama terkait pengelolaan metadata, standar repository, serta optimalisasi sistem yang digunakan. Kegiatan ini juga ditujukan untuk meningkatkan mutu layanan perpustakaan serta memperkuat kompetensi sumber daya manusia Pusat Perpustakaan UIN Maliki. (Meirisa)
