Maliki Library – Pusat Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menyemarakkan agenda tahunan Pekan Kunjung Perpustakaan (PKP) 2026 dengan menggelar Lomba Baca Kitab pada Rabu (9/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gus Dur Corner, Lantai 2 Pusat Perpustakaan UIN Maliki tersebut diikuti oleh 11 peserta yang berkompetisi secara aktif dan kompetitif.
Kegiatan resmi dimulai pada pukul 09.00 WIB dan dipandu oleh pembawa acara, Galuh Ayu Respati. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan sambutan oleh Imam Suprapto, yang sekaligus memantau secara langsung jalannya perlombaan dari awal hingga akhir.
Dalam sambutannya, Imam Suprapto menegaskan bahwa kompetisi tersebut tidak sekadar menjadi ajang untuk menguji kemampuan peserta, tetapi juga merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan kembali minat mahasiswa terhadap perpustakaan dan literasi.
“Lomba ini bentuk menarik kembali minat mahasiswa terhadap perpustakaan dan semangat literasi mereka,” ujar Imam Suprapto dalam sambutannya di hadapan peserta dan panitia.
Sebelum kompetisi dimulai, pembawa acara menyampaikan petunjuk teknis serta syarat dan ketentuan (S&K) lomba untuk memastikan seluruh rangkaian perlombaan berlangsung secara tertib, transparan, dan adil. Dalam penjelasan tersebut, disampaikan bahwa pelaksanaan Lomba Baca Kitab terdiri atas dua aspek penilaian utama yang dilakukan di hadapan dewan juri, yaitu Mohammad Gresma Assegaf Risqi Al-Hazmi.

Aspek pertama adalah Baca Kitab dan Pemahaman, yang dilaksanakan secara lisan. Pada tahap ini, peserta diminta membaca teks dari kitab al-Risalah al-Laduniyyah sekaligus menjelaskan kandungan dan pemahamannya di hadapan dewan juri. Sementara itu, aspek kedua adalah Terjemah dan Pemahaman, yang dilaksanakan secara tertulis untuk menguji kemampuan peserta dalam menerjemahkan dan memahami teks yang diberikan.
Sebanyak 11 peserta mengikuti seluruh tahapan perlombaan dengan antusias dan khidmat. Melalui kegiatan tersebut, Pusat Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap dapat menumbuhkan kembali semangat literasi di kalangan mahasiswa, sekaligus memperkuat peran perpustakaan sebagai ruang belajar, pusat pengetahuan, dan pusat kegiatan intelektual di lingkungan kampus. (Putri Yella Sarasati)






