MIU Login

Workshop Cambridge Core UIN Malang menuju fleksibilitas akses referensi internasional bagi peneliti

UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar workshop Cambridge Core sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Pekan Kunjung Perpustakaan 2024. Workshop ini dilaksanakan pada Senin, 9 September 2024, pukul 13.00 hingga 14.30 WIB, bertempat di Perpustakaan Pusat UIN Malang. Acara ini menghadirkan Jona Giovani, M.M., seorang Account Management dari Cambridge Core, sebagai narasumber yang dihadiri hampir 50 peserta yang bahkan dihadiri Mahasiswa S3.

Cambridge Core merupakan platform yang menyediakan konten akademik dari Cambridge University Press. Platform ini dirancang untuk memudahkan pembaca dan peneliti dalam menemukan konten berharga dengan cepat dan mudah. “Cambridge Core adalah tempat untuk menemukan penelitian dan informasi akademik yang berharga, berguna, dan inspiratif. Dengan lebih dari 1,8 juta artikel jurnal dan 46.000+ buku, Cambridge Core menjadi destinasi utama bagi penelitian akademik,” jelas Jona.

Namun, akses ke Cambridge Core bersifat berbayar, sehingga mahasiswa dan peneliti di UIN Malang harus mengaksesnya melalui jaringan WiFi kampus agar dapat membaca jurnal yang dilanggan oleh perpustakaan. “Akses ke Cambridge Core itu berbayar, maka kalian harus akses lewat WiFi UIN Malang biar bisa akses jurnal yang diakses oleh perpustakaan,” tambahnya.

Jona juga menekankan manfaat dari membaca jurnal di Cambridge Core, yaitu mendapatkan informasi penelitian terbaru dari seluruh dunia yang terpercaya di berbagai bidang ilmu. “Manfaat membaca jurnal di Cambridge Core adalah mendapatkan informasi penelitian terbaru dari seluruh dunia yang terpercaya di bidang masing-masingnya, mencari referensi untuk penelitian skripsi yang berlevel internasional,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa banyak kampus lebih memilih berlangganan e-journal dibandingkan dengan jurnal cetak karena lebih fleksibel dan memungkinkan akses ke jurnal dari tahun-tahun sebelumnya. “Banyak kampus melanggan e-journal daripada jurnal cetak karena mereka (kampus) ingin fleksibel dalam akses jurnal dan dapat akses jurnal dari tahun-tahun sebelumnya yang jurnal cetak tidak bisa,” tutup Jona.

Workshop ini diharapkan dapat memperkenalkan lebih jauh manfaat Cambridge Core bagi mahasiswa dan akademisi, serta mendorong pemanfaatan jurnal elektronik dalam proses belajar dan penelitian di lingkungan kampus.

Berita Terkait