MIU Login

Sukses digelar pembukaan the 1st Annual Conference of APPTIS 2025 di UIN Malang

Malang, 24 Juni 2025 — Pembukaan The 1st Annual Conference of APPTIS 2025 yang digelar oleh Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam (APPTIS) bekerja sama dengan Pusat Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, sukses dilaksanakan. Kegiatan nasional yang terdiri dari seminar, workshop, call for papers, dan rakernas ini mengusung tema “Masa Depan Perpustakaan Perguruan Tinggi di Tengah Efisiensi Anggaran: Adaptasi, Inovasi, dan Kolaborasi”, dan berlangsung di Fakultas Humaniora lantai 3 UIN Malang pada 24–25 Juni 2025. Acara ini menjadi momentum strategis dalam menjawab tantangan perpustakaan di era digital dan keterbatasan anggaran.

Acara pra-pembukaan diwarnai dengan penampilan Tari Sun Kembang Using dari Banyuwangi, yang dibawakan oleh Mahasiswa Fakultas Humaniora UIN Maliki Malang. Kemudian dalam sambutannya, Ketua APPTIS, Mufid, S.Ag., S.S., M.Hum, menyatakan bahwa konferensi ini merupakan tonggak sejarah bagi APPTIS. Kegiatan diikuti lebih dari 80 peserta dari 45 perguruan tinggi, meliputi PTKIN, PTU, dan Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Negeri. Beliau menegaskan pentingnya forum ini dalam membangun jejaring serta memperkuat kolaborasi antar perpustakaan.

Prof. Dr. Agus Maimun, M.Pd., selaku Ketua LP2M UIN Malang yang mewakili Rektor, turut memberikan dukungan penuh terhadap kolaborasi APPTIS dengan Pusat Perpustakaan UIN Maliki Malang. Beliau menyoroti pentingnya pemanfaatan Artificial Intelligence secara etis dalam mendukung proses pembelajaran dan literasi digital, serta menguatkan peran perpustakaan dalam mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Konferensi resmi dibuka oleh Dr. H. Wawan Djunaedi, M.A., Kepala Biro SDM Kemenag RI. Dalam arahannya, Beliau menekankan perlunya penataan jabatan fungsional pustakawan di lingkungan Kementerian Agama, sekaligus mengingatkan pentingnya mengikuti regulasi dari Perpustakaan Nasional terkait uji kompetensi. Pun mengajak ASN Kemenag untuk menginternalisasi nilai High Tech dan High Touch sebagai bagian dari personal branding.

Sebagai keynote speaker, Prof. Dr. Phil. H. Syahiron Syamsuddin, M.A., Direktur Diktis Kemenag RI, menutup sesi pembukaan dengan beberapa gagasan penting. Beliau mendorong pembangunan sistem perpustakaan terpadu yang memungkinkan kolaborasi data dan layanan antar-PTKIN melalui interlibrary loan. Selain itu, juga mengusulkan adanya mekanisme updating koleksi yang terintegrasi agar pengadaan bahan pustaka lebih efisien dan tidak tumpang tindih antar institusi. Kehadiran jajaran pejabat tinggi Kemenag — termasuk Direktur Diktis, Kepala Biro SDM, dan Kasubdit Ketenagaan — menunjukkan komitmen kuat Kementerian Agama dalam memperkuat peran pustakawan. (Meirisa A)

Berita Terkait