MIU Login

Kepala Perpustakaan UIN Malang perkuat jejaring internasional melalui literasi pustaka di Malaysia

Maliki Library – Kepala Pusat Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Mufid, M.Hum., memperkuat jejaring kerja sama internasional melalui partisipasinya dalam kegiatan Literasi Pustaka Internasional yang berlangsung di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Universiti Malaya (UM), dan Persatuan Pustakawan Malaysia (PPM) pada 27–29 Juli 2026. Kegiatan bertema “Redefining Academic Libraries: ASEAN Collaboration for Impact, Innovation, and Global Visibility” tersebut menjadi wadah untuk membangun kolaborasi strategis antarperpustakaan perguruan tinggi.

Selain menjabat sebagai Kepala Pusat Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Mufid juga merupakan Ketua Umum Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam (APPTIS). Dalam kapasitas tersebut, ia memimpin delegasi APPTIS bersama jajaran pengurus pusat, yaitu Indah Wijaya Antasari, Umar Falahul Alam, Anisa Listiana, Bahrul Ulumi, Junaeti, dan Mokhamad Zainal Anwar.

Salah satu agenda utama yang diikuti Mufid adalah penandatanganan nota kesepahaman antara APPTIS dan Persatuan Pustakawan Malaysia (PPM). Penandatanganan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara organisasi profesi pustakawan Indonesia dan Malaysia, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dan Universiti Malaya (UM).

MoU tersebut mencakup sebelas bidang kerja sama strategis, antara lain pengembangan keprofesian berkelanjutan, peningkatan kapasitas organisasi, penguatan standar profesi dan etika, penyelenggaraan konferensi dan seminar, riset dan publikasi, pertukaran pengetahuan, pertukaran profesional, advokasi perpustakaan, transformasi digital, kerja sama regional dan internasional, rekognisi profesi, serta berbagai bentuk kolaborasi lain yang disepakati bersama.

Keikutsertaan Mufid dalam kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mempelajari berbagai inovasi pengelolaan perpustakaan di Malaysia. Ia mengikuti studi tiru mengenai pengelolaan koleksi digital, layanan pendukung penelitian, pengembangan fasilitas perpustakaan modern, sesi best practice sharing, diskusi mengenai strategi internasionalisasi dan peningkatan global visibility, hingga observasi langsung terhadap layanan dan fasilitas perpustakaan di UKM dan UM.

Pada salah satu sesi, Kepala Perpustakaan Tun Sri Lanang Universiti Kebangsaan Malaysia, Encik Hazmir bin Hj. Zainal, menekankan pentingnya transformasi perpustakaan menuju knowledge management.

“Perpustakaan memang harus diarahkan pada knowledge management. Ini menjadi visi besar yang menjadi fondasi bagi seluruh aktivitas dan program perpustakaan,” ujarnya.

Hazmir juga menjelaskan bahwa pengembangan teknologi berbasis kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) di UKM dilakukan melalui kolaborasi dengan Fakultas Teknologi agar inovasi yang dihasilkan mampu menjawab kebutuhan pengguna.

Partisipasi Mufid dalam forum internasional ini menunjukkan komitmen Pusat Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk terus memperluas jejaring kemitraan global, mengadopsi praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan perpustakaan, serta menghadirkan layanan yang semakin inovatif guna mendukung pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Berita Terkait