MIU Login

Belajar dan Berbagi Praktik Baik, Perpustakaan UIN Salatiga Benchmarking ke UIN Malang

Malang – Pusat Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menerima kunjungan benchmarking dari UPT Perpustakaan UIN Salatiga pada Kamis (4/6/2026). Rombongan yang berjumlah 10 orang tersebut dipimpin langsung oleh Kepala UPT Perpustakaan UIN Salatiga, Ifonilla Yenianti, M.A. Kegiatan diawali dengan library tour yang dipandu oleh Kepala Pusat Perpustakaan UIN Malang, Mufid, M.Hum., bersama para koordinator bidang. Selama kunjungan, rombongan aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait fasilitas serta layanan perpustakaan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan di Ruang Literasi Informasi lantai 1 dengan sesi benchmarking dan penandatanganan perjanjian kerja sama. Dalam sambutannya, Mufid menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut yang merupakan silaturahmi ketiga antara kedua lembaga. Ia berharap pertemuan ini dapat menjadi wadah untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat kolaborasi dalam pengembangan perpustakaan.

Sementara itu, Ifonilla Yenianti menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperluas wawasan mengenai pengelolaan dan pengembangan layanan perpustakaan. Ia juga berbagi pengalaman terkait berbagai inovasi layanan yang telah diterapkan di UIN Salatiga, termasuk layanan pengecekan Turnitin melalui telepon genggam yang memudahkan akses bagi pemustaka, juga menjelaskan bahwa seluruh staf perpustakaan dituntut memiliki berbagai keterampilan teknis, mulai dari pengolahan koleksi hingga perbaikan buku, agar kebutuhan layanan dapat terpenuhi secara optimal.

Pada sesi diskusi, kedua institusi saling bertukar informasi mengenai berbagai layanan dan praktik pengelolaan perpustakaan. Salah satu layanan yang menarik perhatian rombongan UIN Salatiga adalah Document Delivery Service (DDS) yang dikelola oleh Ari Zuntriana. Melalui layanan ini, perpustakaan dapat membantu pemustaka memperoleh artikel jurnal yang tidak tersedia dalam koleksi langganan secara lebih mudah dan cepat.

Diskusi berlangsung hangat dan interaktif dengan pembahasan berbagai isu strategis dalam pengelolaan perpustakaan. Beberapa topik yang menjadi perhatian peserta antara lain pengelolaan keamanan pada jam layanan sore hingga malam hari, kebijakan penanganan koleksi yang hilang, serta mekanisme pelaksanaan survei kepuasan pemustaka sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penukaran cinderamata, penandatanganan perjanjian kerja sama, dan foto bersama. Melalui kunjungan benchmarking ini, kedua institusi berharap dapat memperkuat kolaborasi, memperluas pertukaran pengetahuan, serta mendorong pengembangan layanan perpustakaan yang semakin inovatif dan responsif terhadap kebutuhan pemustaka.

 

Berita Terkait