Maliki Library – Pada rangkaian acara Pekan Kunjung Perpustakaan (PKP) 2026, Pusat Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan Pelatihan Turnitin guna meningkatkan kualitas penulisan ilmiah sivitas akademika. Pelatihan yang dilaksanakan pada Kamis (03/9/2026) ini diikuti oleh 42 peserta dan dimonitori langsung oleh tim perpustakaan yang juga bertindak sebagai pemateri.
Hadir sebagai pemateri utama dalam pelatihan ini, Nada Auliya Sarasawitri, A.Md., S.Ptk., memaparkan secara komprehensif mengenai teknis dan mekanisme penggunaan Turnitin. Nada menyampaikan bahwa pemahaman yang tepat mengenai Turnitin sangat mendesak mengingat tingginya antusiasme serta kebutuhan mahasiswa setiap harinya terkait pengecekan plagiarisme karya ilmiah. Melalui pelatihan ini, mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan alat tersebut secara efektif dan mandiri.
Pelatihan berlangsung interaktif dengan dibukanya sesi diskusi dan tanya jawab. Salah satu peserta menanyakan ketersediaan panduan yang dapat digunakan kembali karena sebelumnya mengalami kendala jaringan sehingga sempat tertinggal materi dan tidak dapat mengikuti pelatihan secara maksimal. Menanggapi hal tersebut, pemateri menjelaskan bahwa mahasiswa tidak perlu khawatir karena pihak perpustakaan telah menyediakan tutorial lengkap di situs web resmi perpustakaan yang dapat diakses kapan saja.
Pertanyaan lain muncul terkait perbedaan hasil persentase saat mengunggah file yang sama pada assignment yang berbeda. Pemateri mengklarifikasi bahwa hasil tersebut tidak bisa dijadikan acuan mutlak untuk membandingkan, sebab sistem Turnitin selalu memproses dan menyesuaikan rujukan data terbaru dari jurnal yang terindeks secara real-time.

Selain itu, peserta juga menanyakan mengenai ketentuan batas pengunggahan file pada akun Turnitin berfitur AI jika dibandingkan dengan akun standar yang umumnya dibatasi tiga kali per hari. Pemateri menegaskan bahwa pada cek akun berfitur AI, tidak ada batasan pengunggahan (submit file), sehingga peserta memiliki fleksibilitas lebih dalam menguji karya ilmiah mereka.
Melalui penyelenggaraan pelatihan ini, Pusat Perpustakaan UIN Malang berharap dapat membekali para mahasiswa dengan pemahaman komprehensif terkait etika publikasi, sehingga mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas tinggi serta terhindar dari praktik plagiarisme. (Putri Yella Sarasati)






