MIU Login

Workshop Mendeley: Mengoptimalkan penulisan karya ilmiah di UIN Malang

Dalam rangkaian acara Pekan Kunjung Perpustakaan 2024, Perpustakaan Pusat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar workshop bertema “Pemanfaatan Mendeley Reference Manager dalam Kegiatan Penulisan Karya Ilmiah”. Workshop ini diselenggarakan pada Selasa, 10 September 2024, dan menghadirkan Mufid M.Hum, Kepala Perpustakaan Pusat UIN Malang, sebagai narasumber yang dihadiri kebanyakan mahasiswa semester akhir untuk turut bertanya soal penulisan referensi penulisan ilmiah.

Pelatihan ini bertujuan untuk membantu peserta membangun perpustakaan pribadi menggunakan aplikasi Mendeley serta memahami fitur-fitur Mendeley untuk keperluan penulisan ilmiah. “Tujuan pelatihan adalah peserta mampu membangun perpustakaan pribadi dengan aplikasi Mendeley dan mampu memahami fitur Mendeley untuk penulisan ilmiah,” ungkap Mufid.

Mendeley dikenal sebagai salah satu tools reference management yang unggul dibandingkan alat sejenis, seperti Zotero. “Banyak tools reference management seperti salah satu contohnya selain Mendeley ya Zotero, tapi ada keunggulan lain yang tidak dimiliki reference management lainnya yaitu kemudahan,” jelas Mufid. Fungsi utama Mendeley meliputi mengelola referensi, membaca dan membuat anotasi, mensitasi referensi, serta berkolaborasi dalam penulisan ilmiah.

Workshop Mendeley: Mengoptimalkan Penulisan Karya Ilmiah di UIN Malang
Workshop Mendeley: Mengoptimalkan Penulisan Karya Ilmiah di UIN Malang

Keunggulan terbaru dari Mendeley adalah integrasinya yang lebih mulus dengan Microsoft Word. “Mendeley itu banyak versinya, kalau dulu mau buka Word mau berikan sitasi harus buka 2 tab (layar), kalau yang versi terbaru tidak usah buka banyak-banyak karena Mendeley-nya sudah terinstal langsung di Word,” tambah Mufid. Hal ini tentu memudahkan penulis dalam menyusun karya ilmiah dengan lebih efisien.

Selain itu, Mendeley juga memungkinkan pengguna membuat daftar pustaka secara otomatis tanpa perlu menulisnya satu per satu. “Reference Management Tool ini dapat membuat daftar pustaka secara otomatis tanpa lagi harus menulis daftar pustaka satu persatu seperti penelitian dulu-dulu,” jelas Mufid.

Mufid menekankan bahwa memahami fitur-fitur Mendeley memerlukan waktu dan pelatihan khusus karena meskipun sederhana, aplikasinya memiliki banyak fungsi yang bermanfaat. “Memahami Mendeley perlu didalami dengan waktu yang tidak sebentar karena fiturnya yang banyak tapi sederhana dan 2 hari merupakan waktu yang diperlukan untuk workshop pelatihan Mendeley,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya memahami cara kerja reference management tools untuk menghindari plagiarisme. “Menurut Mufid, banyaknya plagiarisme karena penulis tidak tahu mana yang ditulis asli oleh penulis penelitian terdahulu dan mana yang dikutip oleh penulis,” ujarnya, menutup workshop yang penuh manfaat ini.

Berita Terkait