MIU Login

Call for Paper APPTIS 2025: Mengukuhkan peran pustakawan melalui gagasan ilmiah

Malang, 25 Juni 2025 — Komitmen Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam (APPTIS) dalam mendorong budaya akademik di kalangan pustakawan kembali ditegaskan melalui penyelenggaraan Call for Paper 2025. Kegiatan ini menjadi bagian tak terpisahkan dari rangkaian The 1st Annual Conference of APPTIS yang digelar di Fakultas Humaniora, lantai 3, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Sebanyak 25 peserta dari 17 perguruan tinggi di Indonesia turut ambil bagian dalam forum ilmiah tersebut. Mereka membawakan berbagai topik strategis dalam dunia perpustakaan dan kepustakawanan, mulai dari manajemen dan layanan, kajian pemustaka, studi perpustakaan Islam, hingga pendekatan bibliometrik, systematic literature review (SLR), dan meta-analisis.

Proses mengakomodasi partisipasi nasional, presentasi dilakukan dalam format blended (luring dan daring), dibagi dalam tiga ruang paralel dengan suasana diskusi yang intens dan produktif. (1) Ruang A diikuti oleh 7 peserta (4 luring, 3 daring), dengan reviewer Dr. Labibah Zain, M.LIS. dan Indah Wijaya Antasari, S.Sos, M.I.Kom. Moderator: Rika Kurniawaty, M.Hum., (2) Ruang B menghadirkan 9 peserta yang seluruhnya presentasi secara daring, dengan reviewer Eny Supriati, S.IP., M.Pd. (luring) dan Dr. Nurmawati, M.Pd. (daring). Moderator: Ari Zuntriana, M.A., (3) Ruang C diisi oleh 9 peserta (5 luring, 4 daring), dengan reviewer daring Dr. Lolytasari, M.Hum. dan Dr. H.M. Tawwaf, S.Ag., S.S., M.Ag. Moderator: L. Nailah Hanum Hanany, S.Sos., M.A.P.

Keragaman pendekatan dan kedalaman analisis yang ditampilkan dalam presentasi mencerminkan semangat pustakawan untuk tidak hanya menjadi pelaksana teknis, tetapi juga sebagai pemikir dan penggerak dalam dunia akademik. Apresiasi juga diberikan atas dedikasi dan kualitas karya ilmiah, panitia memberikan penghargaan kepada presenter terbaik dari masing-masing ruang. Mereka yang terpilih adalah (1) Yunus Winoto  dari Universitas Padjajaran, Moch. Fikriyansyah Wicaksono dari Universitas Brawijaya, dan Ayuk Kusuma Ningrum dari UIN Saizu Purwokerto.

Call for Paper 2025 bukan sekadar ajang presentasi. Ia menjadi ruang tumbuhnya semangat kolaborasi, saling belajar, dan saling menginspirasi. Kegiatan ini juga memperkuat peran pustakawan sebagai aktor penting dalam pengembangan keilmuan Islam dan pengelolaan pengetahuan di era digital.

Melalui forum ini, APPTIS terus mengukuhkan dirinya sebagai jembatan antara riset dan praktik, antara wacana dan tindakan nyata. Dan lebih dari itu, sebagai rumah bersama bagi pustakawan yang terus bergerak, berpikir, dan berkarya. (Meirisa)

Berita Terkait