MIU Login

Bedah buku “Manajemen pengembangan kurikulum perguruan tinggi berbasis integrasi sains dan Islam”

Kamis, 7 September 2023. Pusat Perpustakaan bekerjasama dengan LPPM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan Bedah Buku Manajemen Pengembangan Kurikulum Perguruan Tinggi Berbasis Integrasi Sains dan Islam karya Dr. H. Mulyono, MA., bertempat di Ruang Literasi Informasi Lantai 1 menghadirkan Bapak Ahmad Abthoki, M.Pd. sebagai pembedah buku dan dipandu oleh pegawai perpustakaan, Meirisa Anggraeni, S.IP. serta dihadiri 67 peserta. Pembahasan materi oleh Bapak Dr. Mulyono dimulai dengan penjelasan riwayat perubahan nama IAIN (Institute Agama Islam Negeri) menjadi UIN (Universitas Islam Negeri), yang sebelumnya dilatarbelakangi oleh perubahan nama dari IKIP (Institute Keguruan dan Ilmu Pendidikan) menjadi Universitas. Selama mengkaji integrasi ini, ditemukan gagasan oleh salah satu profesor di UPI Bandung bahwa Fakultas Ilmu Pendidikan adalah fakultas yang berperan sebagai penggerak untuk fakultas-fakultas lain. Hampir semua IAIN yang mengajukan ke UIN memiliki paradigma keilmuan yakni integrasi sains dan Islam. Begitu juga dengan IAIN Malang, memiliki paradigma keilmuan yakni integrasi keilmuan sains dan islam yang berbentuk pohon ilmu dengan akar-akarnya yaitu ilmu-ilmu bahasa, pancasila, filsafat, IAD, dan ISD. Urgensi integrasi sains dan Islam dalam keilmuan di Perguruan Tinggi adalah pilar utama PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) menjadi besar untuk mengalami perubahan dari IAIN menjadi UIN. Sehingga istilah integrasi sains dan Islam menjadi kewajiban dan hal yang harus dijunjung tinggi oleh civitas akademika di PTKIN. Dahulu masih ada monopoli pendidika, dimana Perguruan TInggi Keagamaan (PTK) hanya dapat membuka prodi agama, dan Universitas umum hanya dapat membuka prodi umum. Namun dalam perkembangannya sudah tidak ada batasan bagi perguruan tinggi untuk menyelenggarakan prodi umum dan prodi agama.

Pada sesi bedah buku, Bapak A. Abthoki, M.Pd menyampaikan, buku ini menarik karena membahas mengenai kurikulum perguruan tinggi. Terdapat beberapa pemikiran dilingkungan PTKIN yang unik diantaranya: bagaimana pengembangan integrasi kurikulum UIN Jogja dalam bentuk jaring laba-laba dan bagaimana pengembangan integrasi kurikulum UIN Malang dalam bentuk pohon ilmu. Dalam mewujudkan keilmuan, semua UIN sama, keistimewaan UIN Malang dalam mewujudkan kedalaman spiritual, keagungan akhlak, keluasan ilmu, dan kematangan profesional, UIN Malang terdapat ma’had, masjid, HTQ, pengembangan bahasa arab, dan sebagainya. Menurut beliau buku ini sangat baik untuk mengembangkan kurikulum, karena buku ini bersifat falsafa. hanya saja, penulis belum menuliskan indikator, contohnya indikator spiritual. (Adi S; ed. Heni KN)

Berita Terkait