{"id":1606,"date":"2019-10-28T10:27:47","date_gmt":"2019-10-28T03:27:47","guid":{"rendered":"http:\/\/library.uin-malang.ac.id\/news\/?p=1606"},"modified":"2019-10-28T10:27:47","modified_gmt":"2019-10-28T03:27:47","slug":"pustakawan-uin-malang-tampil-perdana-di-webinar-bersama-tim-sains-terbuka-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/library.uin-malang.ac.id\/ar\/pustakawan-uin-malang-tampil-perdana-di-webinar-bersama-tim-sains-terbuka-indonesia\/","title":{"rendered":"Pustakawan UIN Malang tampil perdana di webinar bersama Tim Sains Terbuka Indonesia"},"content":{"rendered":"<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"1606\" class=\"elementor elementor-1606\" data-elementor-post-type=\"post\">\n\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-36b52389 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"36b52389\" data-element_type=\"section\" data-e-type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-1c94897c\" data-id=\"1c94897c\" data-element_type=\"column\" data-e-type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-3722ae9e elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"3722ae9e\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\tAri Zuntriana, pustakawan UIN Malang, berkesempatan berbagi pengetahuan dalam acara webinar (<em>web-based seminar<\/em>) yang diinisiasi oleh Tim Sains Terbuka Indonesia. Webinar ini sendiri adalah rangkaian seminar daring dalam rangka menghidupkan Pekan Akses Terbuka (<em>Open Access Week<\/em>) 2019. Dalam webinar perdananya pada 25 Oktober 2019 yang lalu, Ari mengangkat tema tentang gerakan terbuka di bidang budaya dan humaniora atau yang lebih dikenal dengan OpenGLAM. GLAM merupakan akronim dari <em>Galleries, Libraries, Archives, and Museums. <\/em>\r\n\r\nBerdasarkan penuturannya, Ari yang juga merupakan anggota aktif Tim Sains Terbuka Indonesia dan Wikimedia Indonesia ini memilih topik OpenGLAM karena isu ini masih relatif belum diperbincangkan secara luas dalam skena gerakan terbuka di Indonesia. &#8220;Saya melihat OpenGLAM ini belum banyak diketahui publik. Webinar ini adalah kesempatan saya untuk mengenalkan proyek GLAM Wikimedia ke masyarakat&#8221;, tuturnya. Bersama Rachmat Wahidi, koordinator GLAM Wikimedia Indonesia, Ari menyusun salindia (<em>slide<\/em>) yang bisa diakses di <a href=\"https:\/\/docs.google.com\/presentation\/d\/15VgxnTZGtN3O9yn40Myo5pbjWr5XLZ1_4dMWBM0W4Rk\/edit#slide=id.p\">bit.ly\/GLAMOAW<\/a>.\r\n\r\nDalam materi presentasinya, Ari mengemukakan urgensi OpenGLAM saat ini, terutama kaitannya dengan krisis GLAM yang terjadi di banyak belahan dunia. &#8220;Banyak peninggalan budaya, arsip-arsip, koleksi langka perpustakaan rusak atau hilang karena beragam faktor, seperti pencurian, kebakaran, bencana alam, dan peperangan. Mari kita coba lihat Suriah saat ini, mereka kehilangan banyak warisan budaya akibat konflik berkepanjangan&#8221;, urainya. Di Indonesia, beberapa kali terjadi pencurian koleksi museum yang akhirnya tidak terlacak. Benda-benda tersebut diduga beredar di pasar gelap.\r\n\r\nDalam praktiknya, proyek GLAM yang digagas Wikimedia Indonesia ini membantu lembaga-lembaga budaya untuk mendigitalkan koleksinya dan mengunggahnya sehingga bebas diakses oleh publik. Beberapa lembaga yang telah dan sedang menjalin kerja sama dengan Wikimedia Indonesia adalah:\r\n<ul>\r\n \t<li>Museum Tamansiswa Dewantara Kirti Griya (Yogyakarta),<\/li>\r\n \t<li>Yayasan Sastra Lestari (Surakarta),<\/li>\r\n \t<li>Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (Kota Padangpanjang),<\/li>\r\n \t<li>Pusat Penelitian Kelapa Sawit (Kota Medan),<\/li>\r\n \t<li>Perpustakaan Ajip Rosidi (Kota Bandung),<\/li>\r\n \t<li>Dinas Penerangan TNI AU + Museum Dirgantara Mandala (Yogyakarta), dan<\/li>\r\n \t<li>Museum Uang Sumatera (Kota Medan).<\/li>\r\n<\/ul>\r\nDi akhir webinarnya, Ari juga menerangkan penerapan lisensi terbuka Creative Commons dalam koleksi-koleksi GLAM. Video webinar dapat diakses di YouTube dengan pranala <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=ev5wEPtoiSQ\">https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=ev5wEPtoiSQ<\/a>\r\n\r\n<a href=\"http:\/\/library.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/73482678_10219910460892985_9209822617626738688_o.jpg\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-1608\" src=\"http:\/\/library.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/73482678_10219910460892985_9209822617626738688_o-1024x322.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"322\" \/><\/a>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ari Zuntriana, pustakawan UIN Malang, berkesempatan berbagi pengetahuan dalam acara webinar (web-based seminar) yang diinisiasi oleh Tim Sains Terbuka Indonesia. Webinar ini sendiri adalah rangkaian seminar daring dalam rangka menghidupkan Pekan Akses Terbuka (Open Access Week) 2019. Dalam webinar perdananya pada 25 Oktober 2019 yang lalu, Ari mengangkat tema tentang gerakan terbuka di bidang budaya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1608,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[74,75,76,77,69,58,78],"class_list":["post-1606","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-training-and-education","tag-akses-terbuka","tag-open-access","tag-openglam","tag-tim-sains-terbuka-indonesia","tag-webinar","tag-wikimedia-indonesia","tag-workshop"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/library.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1606","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/library.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/library.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/library.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/library.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1606"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/library.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1606\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/library.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/library.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1606"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/library.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1606"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/library.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1606"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}