Malang – Komunitas Bank Indonesia Corner (BIC) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar talkshow BIC Education Day bertema “Transformasi Digitalisasi Rupiah: Keamanan, Privasi, dan Kontrol Pemerintah” pada Kamis (21/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Literasi, Lantai 1 Pusat Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan dihadiri oleh mahasiswa UIN Malang serta mahasiswa dari Universitas Brawijaya.
Talkshow ini menjadi ruang diskusi bagi mahasiswa untuk memahami perkembangan digitalisasi sistem keuangan, khususnya terkait rupiah digital dan pengaruhnya terhadap stabilitas moneter di Indonesia. Sejak awal kegiatan, suasana berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang aktif mengikuti pemaparan materi hingga sesi diskusi.
Pembina BIC UIN Malang sekaligus Kepala Pusat Perpustakaan UIN Malang, Mufid, M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya literasi keuangan di tengah perkembangan ekonomi digital.

“Semoga acara ini menjadi salah satu kegiatan yang interaktif dan mampu melahirkan duta-duta literasi. Apalagi saat ini rupiah sedang melemah, sehingga kami berharap seluruh anggota bisa memahami cara menghadapi kondisi tersebut dan mampu memanajemen keuangan agar mengetahui pengelolaan yang baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum BIC UIN Malang, Lidya Martha, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, talkshow ini tidak hanya menjadi forum akademik, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dan pertukaran wawasan antar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Pada kesempatan tersebut, Nora Ria Retnasih, M.E., dosen Program Studi Manajemen UIN Malang, hadir sebagai narasumber dengan materi bertajuk “Rupiah Digital dan Masa Depan Stabilitas Moneter Indonesia”. Pada pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai aspek mengenai digitalisasi rupiah, mulai dari konsep dasar rupiah digital, mekanisme kerja sistem digitalisasi rupiah, hingga pengawasan dan kontrol pemerintah dalam implementasinya.
Melalui kegiatan ini, Pusat Perpustakaan UIN Malang berharap mahasiswa semakin memahami pentingnya literasi keuangan serta mampu bersikap lebih bijak dalam menghadapi perkembangan transformasi digital di sektor ekonomi dan moneter.






