Mengakses Koleksi dan Menerbitkan Karya di Cambridge Core

Selasa, 22 Februari 2022, Pusat Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bekerjasama dengan Cambridge Core menyelenggarakan kegiatan webinar bertajuk “Mengakses Koleksi dan Menerbitkan Karya di Cambridge Core" dengan Narasumber Bapak Jona Geovani dan dimoderatori oleh Ari Zuntriana, Pustakawan Pusat Perpustakaan serta dihadiri sebanyak hampir 60 peserta dari civitas akademika di UIN Malang, baik dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan dan perwakilan dari Cambridge Core.

Jona Geovani selaku narasumber memaparkan mengenai panduan cara mengakses koleksi database Cambridge Core yang telah dilanggan oleh Pusat Perpustakaan sekaligus bagaimana cara menerbitkan karya pada platform aplikasi tersebut. Kegiatan ini diawali dengan pemutaran video singkat Cambridge Core, selanjutnya Jona Geovani menjelaskan secara detail dan bertahap, bagaimana tahap penelusuran akses e-journal Cambridge Core yang dapat diakses dengan menggunakan wifi kampus maupun melalui akses login dari luar kampus. Saat ini Pusat Perpustakaan melanggan akses e-journal sebanyak sekitar 400 jurnal dari berbagai disiplin ilmu. Cambridge Core juga menyediakan register untuk pembuatan akun secara free, yang dimana akun ini digunakan untuk melakukan personalisasi seperti melakukan bookmark dan menyimpan hasil penelusuran.

Jona Giovani memaparkan beberapa tips dalam menulis artikel, diantaranya yakni menulis kalimat dengan singkat dan jelas agar mudah dipahami, dan banyak membaca artikel-artikel pada jurnal agak dapat memahami bagaimana style penulisan dari artikel pada jurnal. Beberapa tahapan proses alur reviu artikel yang disubmit yakni desk review yaitu proses pengecekan secara general berupa pengecekan struktur bahasa, grammar dan memastikan tulisan sesuai dengan scope jurnal, kemudian peer review, cambridge sendiri dalam proses peer review menggunakan double blind yang dimana penulis tidak mengetahui identitas reviewer dan reviewer sendiri tidak mengetahui siapa penulis artikel tersebut, setelah melalui tahap peer review maka akan ada tahap terakhir yaitu Decision dimana pada tahap ini akan diputuskan tulisan akan diterima dengan revisi atau jika tidak cocok maka akan ditolak. Terakhir, dijelaskan terkait  open akses jurnal, ada beberapa diantaranya yang pertama Gold Open Access dimana artikel yang diterbitkan dapat dibaca secara bebas namun jika ingin mensubmit dan sudah melalui proses peer review maka akan ada biaya untuk menerbitkan artikel tersebut. yang kedua, Green Open Access, sebelum open akses dan bisa dibaca terdapat semacam embargo sekitar 6 bulan sampai 1 tahun dan jurnal tersebut tetap berbayar, yang ketiga, Diamond Open Access, sama sekali tidak ada biaya APC baik saat mengakses maupun saat mensubmit artikel. kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi. (HKN)